Bermain Game Berat dengan GPU Intel. Bisa?

 

Persepsi masyarakat awam secara umum ketika hendak bermain game di laptop, Anda perlu memiliki laptop gaming agar dapat bermain dengan experience yang memuaskan. Namun, hal itu tidak sepenuhnya benar dan Anda bisa saja bermain game dengan laptop non-gaming Anda – dengan beberapa syarat dan ketentuan.

Saya kali ini hendak mencoba bermain salah satu game yang populer pada tahun 2016 yaitu Overwatch. Game ini mungkin bukanlah game yang paling demanding bahkan pada zamannya, namun bisa dibilang cukup berat jika dibandingkan dengan game lain yang tidak terlalu intens secara grafis seperti Civilizations, CSGO, atau Dota 2.

Laptop yang saya gunakan adalah Surface Laptop dengan prosesor Intel Core i7 Generasi ke-7, RAM 8GB, dan storage 256 GB.
Yang spesial dari prosesor Core i7 laptop generasi ke-7 ini dan bahkan tidak ditemui pada Core i7 laptop generasi ke-8 adalah adanya Integrated GPU (IGPU) Card Intel Iris Graphics 640. Graphics card ini lebih powerful ketimbang integrated GPU intel lain seperti Intel HD Graphics 620, namun masih kalah jika dibandingkan GPU dedicated pada laptop seperti NVidia MX150, MX250, apalagi GTX1050.

Hasil ujicoba menunjukkan bahwa Surface Laptop bisa menjalankan Overwatch dengan rata-rata sekitar 24-30 fps pada setting hampir rata kiri meskipun banyak sekali frame drop. Buat saya selaku yang orang yang tidak terekspos ke mesin gaming high-end dan bukan pemain kompetitif, hasil yang diperlihatkan Intel Iris Plus sudah cukup memuaskan untuk sekedar main sesekali ketika sedang jenuh dan ada waktu lowong.

Perlu diingat juga bahwa Anda mungkin bisa mendapatkan hasil yang lebih baik jika Anda bermain game yang lebih lama lagi – mungkin high-end nya tahun 2015 kebawah seperti Skyrim, atau bahkan e-sports semacam Dota 2, sekali lagi dengan catatan bukan untuk bermain kompetitif karena dalam keadaan intens, bisa jadi terdapat banyak frame drop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *