Rekomendasi Laptop di Awal 2019

Tahun 2018 sudah berlalu dan kini kita memasuki tahun 2019. Walaupun hingga saat ini belum ada laptop baru yang dirilis, setidaknya tahun 2018 meninggalkan kita dengan banyak pilihan laptop oke.

Berdasarkan pengamatan saya, terdapat beberapa tren yang untuk laptop pada tahun 2018 yang cukup menguntungkan bagi para konsumen. Laptop gaming, misalnya, kini semakin terjangkau dengan adanya graphics card murah-tapi-powerful yaitu Nvidia MX150. Graphics card ini sanggup memainkan game online yang cukup berat seperti PUBG dan Fortnite dengan FPS (frame per second, semakin tinggi artinya semakin mulus) diatas 50 pada settingan grafis low, sesuatu yang sulit dicapai oleh graphics card laptop entry level pada tahun-tahun sebelumnya.

Jika Anda bukan gamer, tenang saja, Anda pun tidak kelewatan oleh kemajuan laptop pada tahun 2018. Lini Core i5 Intel generasi ke-8 seri U kini sudah diberikan quad core sehingga memberikan peningkatan performa yang jauh lebih tinggi dari generasi sebelumnya jika aplikasi yang Anda gunakan dapat mengoptimalkan quad core.  Beberapa laptop entry level dibawah 5 Juta Rupiah juga sudah mulai menawarkan SSD dimana ini sangat cocok bagi Anda yang hendak memulai karir namun punya budget terbatas. Diluar itu semua, SSD kini menjadi sangat murah: Anda bahkan bisa membeli SSD 240 GB merk ternama dengan harga dibawah 700 Ribu Rupiah. Wow!

P.S: Saya sangat merekomendasikan agar Anda tidak lagi menggunakan mechacnical hard drive untuk laptop Anda, karena perbedaan kecepatannya begitu jauh (hingga 4-5 kali lipat dalam booting, pembacaan file, membuka aplikasi dan sebagainya).

Namun, secara pribadi hal paling menarik yang terjadi di dunia laptop di Indonesia pada tahun 2018 adalah kembalinya laptop berprosesor AMD. Dimulai pada akhir 2017, kembalinya AMD ini tidak hanya sekedar kembali, namun seri Ryzen Mobile secara performa sudah dapat sebanding dengan penawaran Intel untuk seri sekelasnya (misal: AMD Ryzen 5 2500U dengan Intel Core i5 8250U) namun jauh lebih baik dari segi performa grafis (kecuali laptop Intel tersebut dilengkapi graphics card dari NVIDIA). Sayangnya, untuk mayoritas konsumen, saya masih agak ragu untuk merekomendasikan laptop dengan AMD Ryzen Mobile karena track recrord AMD yang relatif jarang meng-update driver dari hardware laptop mereka.

Lalu kalau secara spesifik, laptop apa saja yang dapat saya rekomendasikan? Setelah mencari di internet dan beberapa langsung hands on, saya menemukan beberapa pilihan laptop untuk setiap rentang harga yang ada. Perlu diingat bahwa saya tidak memasukkan laptop impor seperti Microsoft Surface serta laptop dengan OS yang hampir tidak pernah saya pakai seperti Apple Macbook.

HP Joy  (Sumber: AMD ID)

Dibawah 5 Juta Rupiah

Pada tahun 2018, HP tidak mau ketinggalan dengan Lenovo dengan seri 120S-nya yang memiliki harga budget tetapi dapat SSD. Jawaban HP atas laptop tersebut adalah HP Joy 2 yang memiliki RAM 4 GB dan SSD 128 GB. Kelemahan utama dari laptop ini adalah prosesornya yang relatif lambat yaitu  AMD A4-9125, dimana kesan saya saat memakai laptop dengan prosesor ini adalah “agak lama tapi okelah”. Terlebih lagi, Anda tidak dapat banyak komplain mengingat harganya yang dibawah 4 juta.

Jagat Review sempat mereview laptop ini. Simak reviewnya di sini.

Asus X505ZA (Sumber: AMD ID)

5 – 10 Juta Rupiah

Rentang ini merupakan rentang yang cukup sengit di tahun 2018. Jika Anda mengedepankan performa, pada rentang ini saya dapat merekomendasikan Acer E476G,  Acer Swift 3, dan Asus X505ZA.

Jika prioritas Anda adalah grafis namun budget Anda mepet, Acer Swift 3 varian i3 bisa menjadi pilihan karena  dengan harga dibawah 7 Juta Rupiah Anda sudah bisa mendapatkan MX150. Jika Anda memiliki budget yang sedikit lebih tinggi, Anda dapat memilih varian i5 dari Swift 3 atau ke Acer E476 G. Konfigurasi E476G sangat fleksibel dan dapat Anda sesuaikan dengan budget Anda: dengan/tanpa Windows 10 ori, MX130/MX150, i3 atau i5. Setidaknya sudah 3 orang yang saya kenal yang memakai E476 G dan keluhannya secara umum hanya satu: harddisknya agak lambat.

Secara spek, bagi saya bintang dari pilihan tersebut adalah Asus X505ZA karena sudah menawarkan prosesor Ryzen 5 plus RAM 8 GB pada harga tersebut. Kemampuan grafis Ryzen 5 mungkin agak dibawah MX150, namun Anda akan sulit menemukan laptop dengan RAM 8 GB pada rentang harga tersebut. Satu-satunya hal yang mungkin akan membuat Anda berpikir ulang untuk membeli laptop ini adalah layar, dimana laptop ini berlayar 15.6 inci (bukan selera semua orang) serta kualitas panel yang bukan terbaik di kelasnya.

Jika Anda ingin sedikit lebih stylish, laptop-laptop diatas nampaknya bukanlah nomor 1. Untuk itu, terdapat juga merk Lenovo yang – secara desain – menurut saya sedikit lebih menarik ketimbang merk lainnya untuk harga ini. Pada harga yang sudah mendekat 10 juta, Lenovo bahkan menawarkan beberapa laptop dengan SSD 256 GB, RAM 8 GB, layar Full HD, serta prosesor Core i5 generasi 8 seperti Flex 5.

Review dari Asus X505ZA dapat Anda lihat di sini.

Perlu dicatat bahwa tidak satupun laptop yang saya sebutkan diatas sudah memiliki SSD (kecuali Flex 5). Namun, seperti yang sudah saya sampaikan, kini Anda dapat mengupgrade penyimpanan pada tiap laptop tersebut dengan harga yang terjangkau. Gantilah dengan SSD sebelum Anda mager karena sudah install segala macam di laptop baru Anda.

HP Envy x360 (Sumber: HP India)

10 – 15 Juta Rupiah

Bagi saya, rentang inilah yang merupakan rentang ‘ideal’ laptop untuk sebagian besar orang (jika Anda berpikir laptop rentang ini terlalu mahal, ingatlah iPhone XS harganya bisa sampai 17 juta). Beberapa laptop sudah berada pada konfigurasi maxed out untuk kelas mainstream dan diversifikasi (?) dari tiap peruntukan laptop, seperti jenis gaming, akhirnya dapat memaksimalkan potensialnya.

Jika Anda fokus untuk gaming, maka rekomendasi saya adalah Acer Nitro 5 karena satu hal: Nvidia GTX1050 dengan harga dibawah 12 juta. Saya belum menemukan laptop lain di Indonesia dengan GTX1050 pada rentang harga yang sama.

Jika Anda lebih fokus untuk produktivitas diluar penggunaan grafis tinggi, rekomendasi saya jatuh kepada HP Envy X360 berukuran 13 inci. Buat saya, X360 nampak seperti laptop yang sempurna: Ryzen 5 atau 7 yang menjamin processing power dan grafis yang ‘cukup’, SSD 256 GB atau lebih tinggi, RAM 8 GB (walaupun dalam hati berharap ini bisa 16 GB…), body langsing yang nampak keren, plus dilengkapi dengan stylus yang sangat berguna jika Anda sering memberikan sketsa. Sayangnya, harga dari X360 kini secara umum sudah agak naik hingga diatas 15 Juta Rupiah (mungkin karena memang laptop ini sesukses itu di pasaran), sehingga Anda perlu cukup jeli dalam berburu laptop ini.

Secara pribadi, saya hampir saja membeli Hp Envy X360 karena nampak dapat menggantikan Surface Pro saya tanpa kehilangan fitur yang berarti (plus spek yang lebih tinggi) sampai saya menyadari kalau saya terlalu sulit untuk move on dari rasio layar 3:2 dan keyboard super comfy dari seri Surface. Kembali, saya tidak dapat merekomendasikan Surface ke semua orang karena tidak ada service centernya di Indonesia.

Review dari Acer Nitro 5 dapat Anda lihat di sini, sedangkan review HP Envy X360 dapat Anda lihat di sini.

Demikian rekomendasi laptop saya pada tiga rentang mainstream untuk laptop. Sekiranya dari rekan-rekan ada rekomendasi lain, silakan kontak saya dan barangkali dapat memperkaya daftar rekomendasi pada post ini. Semoga bermanfaat!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *