Supaya Paket Mobile Data tidak “Bocor” saat Tethering…

Hingga sekarang, laptop dengan konektivitas LTE sendiri masih terhitung jarang. Oleh karena itu, jika sedang tidak berada di wilayah dengan koneksi broadband, solusi agar kita dapat terhubung dengan internet adalah dengan menggunakan pocket WiFi seperti dari Bolt dan XL atau dengan menggunakan tethering dari smartphone sendiri.

Berhubung zaman sekarang hampir semua orang di kota besar memiliki smartphone pribadi, bisa dibilang mayoritas orang akan menggunakan tethering dari smartphonenya jika ia sedang butuh koneksi internet untuk laptopnya.

Namun, selalu ada kekhawatiran bahwa tethering akan memakan kuota yang cukup besar. Apakah benar demikian?

Menurut saya, jawabannya: tidak juga! Selama Anda tidak jelas-jelas mendownload file besar seperti installer software, menonton video YouTube, dan lain-lain, kuota data yang dihabiskan browsing dengan koneksi tethering masih bisa dibilang dapat dibandingkan dengan saat kita menggunakan smartphone kita. Instagram, misalnya, memiliki ukuran file kurang lebih 100an kb per fotonya/Stories statis, lalu dapat mencapai lebih dari 2 mb per post video “Hai kita lagi liburan nih!” di Stories. Bisa jadi, Anda kehilangan hingga 5 mb setiap kali membuka Instagram.

Lalu, mengapa kebanyakan orang terkadang kehilangan banyak kuota paket data saat tethering? Kemungkinan besar, salah satu pengurang kuota terbesar adalah dari Windows Update yang bekerja di latar belakang komputer kita (background task). Windows 10 diposisikan oleh Microsoft sebagai “Windows as a service” dan update-update yang diberikan “dipaksakan” ke pengguna dengan alasan keamanan, kestabilan OS, dan sebagainya. Saya sendiri pernah kehabisan 3 GB kuota dalam waktu satu jam dikarenakan Windows 10 ternyata mengunduh update besar Windows 10 tahunan disaat saya tethering, sebagaimana thumbnail post ini.

Bagaimana cara untuk mencegah kuota kita secara ajaib tersedot oleh Windows? Salah satunya dengan membatasi aktivitas background yang dilakukan oleh sistem Windows. Begini caranya:

1. Buka Start Menu, masuk ke Settings (gambar roda gerigi)

2. Klik Networks & Internet, lalu klik WiFi

3. Pilih Manage Known Networks, lalu pilih salah satu koneksi yang hendak Anda batasi penggunaannya.

 

4. Klik Properties, lalu atur opsi Set as Metered Connection.

Setelah itu, Anda akan dibebaskan dari penyedotan kuota secara ajaib dan berkurangnya kuota sepenuhnya berasal dari aksi Anda sendiri, bukan dari Windows. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *