Rekomendasi Kamera Mirrorless pada Berbagai Rentang Harga: 2018

Kamera mirrorless bisa dibilang sudah menggeser posisi kamera DSLR untuk pasar pengguna pribadi. Kelebihan utama dari kamera mirrorless adalah memiliki sensor besar yang dapat menghasilkan warna yang lebih kaya dari smartphone serta masih memiliki bentuknya yang lebih ringkas dari DSLR. Selain itu, hampir semua kamera mirrorless memiliki kemampuan untuk transfer foto dan/atau video dari kamera ke smartphone sehingga mudah dibagikan ke rekan-rekan Anda maupun ke media sosial.

Namun, memilih kamera mirrorless pertama Anda bisa jadi cukup menantang, terlebih jika Anda tidak punya rekan fotografer yang berpengalaman. Beberapa tantangan yang Anda mungkin Anda temui antara lain:

1. Variasi merk dan seri kamera saat ini sudah banyak: Pilih Sony, Canon, Nikon, Fuji, Panasonic, atau lainnya? Seri yang mana?

2. Harga kamera mirrorless cukup “liar”: satu seri kamera dapat punya rentang harga +- 10% dari harga rata-rata. Jika Anda tidak cukup lihai, Anda bisa jadi ditipu oleh penjual kamera tersebut dan jadi perlu membayar lebih mahal dari semestinya.

Pada post ini, saya hendak memberikan panduan singkat untuk memilih kamera mirrorless berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil membaca pasar lewat internet. Untuk memudahkan Anda, saya membagi rekomendasi dalam rentang harga dan membatasi hanya hingga sampai 13 juta-an. Alasannya adalah karena selain keterbatasan pengalaman saya untuk kamera diatas 13 juta, saya cukup yakin bahwa harga tersebut merupakan batas paling atas bagi sebagian besar konsumen yang hendak membeli kamera mirrorless untuk kepentingan pribadi nonbisnis.

Jika Anda tertarik membeli salah satu dari kamera dibawah ini, silakan gunakan link pembelian yang tertera, sekaligus dapat membantu keberlangsungan blog ini 🙂

Nikon 1 J5 (Sumber: Nikon USA)

1. Dibawah 5 juta.

Untuk rentang ini, saya tidak merekomendasikan Anda untuk membeli kamera mirrorless kecuali Anda hendak membeli kamera second yang kondisinya cukup terjaga. Pada umumnya, di rentang ini yang tersedia hanyalah kamera pocket yang walaupun kualitas hasil tangkapan gambarnya lebih baik dari smartphone, umumnya memiliki prosesor yang sangat lemah hingga sering terjadi motion blur terutama dalam kondisi kurang cahaya.

Namun, jika Anda benar-benar membutuhkan kamera mirrorless pada rentang ini, masih ada Nikon 1 J5 yang selain ringkas, kualitas gambarnya sudah memadai untuk keperluan pengambilan foto secara kasual dari hasil pengujian singkat oleh saya. Hanya saja, jangan terlalu berharap Anda akan mendapat kualitas foto dan video yang jauh diatas smartphone dengan harga setara saat ini seperti Vivo V11 Pro dan Pocophone F1.

Link pembelian: Nikon 1 J5

2. Antara 5 hingga 8 juta

Bagi saya, rentang ini merupakan rentang “ideal” dimana kamera mirrorless sudah dapat membedakan kualitasnya secara jelas dari smartphone. Beberapa kamera yang dapat saya rekomendasikan pada rentang harga tersebut adalah sebagai berikut:

Canon EOS M3 (Sumber: Amateur Photographer)

a. Canon EOS M3 dan M6

EOS M3 ini mungkin tidak terlalu populer di jagad review YouTube karena kamera ini tidak dijual di pasar Amerika Serikat. Meskipun demikian, tidak berarti kamera ini tidak bagus (saya curiga EOS M3 tidak dijual di Amerika saat itu agar tidak mengkanibalisasi lini DSLR Canon sendiri disana). Sebaliknya, mungkin kamera inilah yang paling sering saya rekomendasikan ke teman-teman saya walaupun saat ini EOS M3 sudah tidak lagi diproduksi.
Kualitas gambar dari kamera ini, walaupun hanya dengan lensa kita, sudah dapat terbilang oke. Kualitas video yang dihasilkan juga cukup oke hingga beberapa YouTuber seperti Wisnu Kumoro memakai kamera ini untuk membuat video, sebelum akhirnya diganti dengan versi terbarunya yaitu EOS M6.
Salah satu kelemahan dari lini EOS adalah terbatasnya pilihan lensa. Namun, Anda tentunya dapat menggunakan adapter untuk dapat mengadopsi lensa-lensa dari lini DSLR Canon. Terlebih lagi, sebagai pengguna casual mungkin gonta-ganti lensa bukanlah hal yang Anda pikirkan ketika Anda memiliki budget yang terbatas.

Link pembelian: Canon EOS M3, EOS M6

Canon G7X Mark II (Sumber: Amazon UK)

b. Canon G7X Mark II

Masih dari Canon, G7X Mark II menurut saya merupakan pilihan yang baik jika Anda lebih mementingkan keringkasan ukuran dibandingkan handling. Sama seperti EOS M3, kualitas gambar dan video dari G7X Mark II tergolong baik untuk kelasnya, hanya saja G7X Mark II memiliki sensor yang lebih kecil sehingga akan mempersempit dynamic range serta performa kamera saat minim cahaya. Kamera inilah yang paling banyak digunakan oleh Youtuber asal Indonesia, sebut saja Kevin Hendrawan dan Ario Pratomo, hingga salah satu Vlogger paling populer di jagat Youtube yaitu Casey Neistat, entah sebagai kamera utama atau kamera kedua (untuk merekam B-Roll, dan sebagainya).

Link pembelian: G7X Mark II

Sony a6000 (Sumber: B&H)

c. Sony a6000

Kamera Sony yang satu ini dapat dibilang sudah sangat berumur (produksi tahun 2014), namun sampai sekarang kamera ini masih sangat laku walaupun sudah ada penerus-penerusnya yaitu a6300 dan a6500. Akhirnya, pada tahun 2018 ini Sony a6000 sudah mencapai harga dibawah 8 juta dan dapat masuk ke rentang ini. Versi lebih murah dari a6000 yaitu a5100 juga tersedia di pasaran sebagai alternatif.

Link pembelian: Sony a6000

Panasonic Lumix G7 (Sumber: Ted’s Cameras)

d. Panasonic Lumix G7

Jika fokus Anda adalah video, kamera ini merupakan satu-satunya kamera yang memiliki kapabilitas perekaman hingga 4K. Kualitas fotonya juga dapat dibilang oke (meskipun jarang yang bahas). Namun, sensor G7 relatif kecil dari kamera mirrorless lainnya (Micro 4/3 ketimbang APS-C yang umum digunakan), sehingga performa pada kondisi minim cahaya tidak dapat sebaik kamera dengan sensor APS-C.

Link pembelian: Panasonic G7

Fujifilm X-A5 (Sumber: Hardwarezone SG)

e. “Tapi…itu Fuji nya lucu”

Untuk calon pengguna wanita, seringkali Fuji merupakan kamera mirrorless yang pertama dilirik pada rentang ini karena warna dan desainnya yang dapat dibilang cukup cantik. Jika Anda mementingkan tampang kamera (dan hal itu sah saja menjadi alasan pembelian), Anda dapat memilih beberapa Fuji yang terdapat pada rentang ini walaupun yang masih dapat saya rekomendasikan adalah Fuji X-A5. Secara umum, kamera Fuji pada rentang ini memiliki build yang rasa plastik nya begitu kentara serta memiliki sensor yang tidak sebaik kamera-kamera sekelasnya, sehingga saya secara pribadi kurang penyukainya. Salah satu kelebihan dari kamera Fuji adalah gambar JPEG hasil tangkapan Fuji dapat dibilang sudah sangat oke, dimana hal serupa tidak ditemui pada kamera Sony pada umumnya. Namun, merk Fuji juga secara umum tidak memiliki kualitas perekaman video yang baik, kecuali Anda membeli kamera sekelas Fuji X-T20 dan diatasnya.

Link pembelian: Fujifilm X-A5

3. Antara 8 hingga 13 juta

Rentang ini merupakan rentang dimana kamera-kamera yang ada sudah masuk ke level “pro-sumer”. Mungkin Anda bukanlah profesional sejati, namun terdapat kecenderungan dimana Anda membutuhkan kamera mirrorless untuk keperluan-keperluan penting. Rentang ini juga merupakan rentang yang sangat “ramai” dengan kamera-kamera oke, namun berikut adalah beberapa yang dapat saya rekomendasikan.

Fuji X-T20 (Sumber: Imaging Resource)

a. Fuji X-T20

Kamera yang satu ini merupakan upgrade dari salah satu kamera andalan Fuji tahun 2015 lampau yaitu Fuji X-T10. Secara penampilan fisik, X-T20 memiliki tampak yang hampir tidak berbeda dengan X-T10, hanya saja terdapat peningkatan kualitas gambar secara keseluruhan serta kemampuan perekaman video yang jauh lebih baik dibandingkan X-T10 (sebagai pengguna X-T10 hingga kini, saya tahu seberapa terbatasnya kemampuan perekaman vidoe X-T10).

Link pembelian: Fujifilm X-T20

Canon EOS M5 (Sumber: Plaza Kamera)

b. Canon EOS M5

Canon EOS M5 mungkin merupakan usaha serius dari Canon untuk mirrorless yang pertama dengan karakteristik yang “sangat Canon”: all-rounder dan dapat diandalkan dalam berbagai situasi tanpa kelebihan mencolok dalam suatu hal, kecuali mungkin pada segi biaya upgradability.

Kelebihan utama dari kamera dari Canon adalah upgrade di masa mendatang yang akan relatif lebih murah dari merk lainnya karena lensa-lensa dari Canon merupakah lensa paling terjangkau dibandingkan merk lainnya. Selain itu, Canon juga menyediakan adapter autofokus untuk konversi dari APS-C ke lensa DSLR mereka, sehingga ke depannya Anda dapat menggunakan lini lensa DSLR Canon tanpa kehilangan kemampuan autofokus.

Link pembelian: Canon EOS M5

Sony RX100 Mark V (Sumber: Sony)

c. Sony RX100 Mark V

Jika portabilitas kamera merupakan hal paling utama (karena jika tidak, pilihan lain akan lebih baik) dan Anda punya uang hingga mendekat 12 juta rupiah, Sony RX100 Mark V merupakan kamera dengan ukuran ringkas dengan kualitas gambar terbaik yang bisa Anda dapatkan saat ini. Kamera ini memiliki popularitas di kalangan vlogger yang tidak kalah (atau bahkan lebih baik) dari Canon G7X Mark II.

Namun, jika Anda tidak terlalu membutuhkan kapabilitas 4K, seri pendahulunya RX100 Mark IV juga dapat dijadikan pilihan (Mark IV dapat merekam 4K, hanya saja durasinya sangat terbatas dan kadang harus berhenti karena overheating).

Sony a6300 (Sumber: Imaging Resources)

Link pembelian: RX100 Mark V

d. Sony a6300

Bagi saya, semestinya yang masuk ke dalam rentang ini adalah Sony a6500 yang saat ini menjadi standar para reviewer teknologi di YouTube, namun entah mengapa Sony di Indonesia begitu mahal dan yang masuk ke dalam rentang ini adalah Sony a6300. Ya sudahlah.

Sony a6300 pada dasarnya adalah upgrade solid dari Sony a6000, dimana kali ini memiliki sensor yang lebih baik, memiliki mode silent shooting, dan videonya sudah mendukung 4K (walaupun terjangkit rolling shutter). Sony a6300 merupakan pilihan yang lebih baik dari RX100 Mark V sekiranya portabilitas bukanlah prioritas Anda.

Link pembelian: Sony a6300

Semoga rekomendasi dari saya dapat membantu Anda dalam memilih kamera. Apakah Anda punya kamera yang oke namun belum disebutkan pada post ini? Tulis di kolom komentar dibawah ya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *