Apple Event Macbook Air, Mac Mini, iPad Pro Oktober 2018: Upgrade yang Sudah Semestinya

Setelah bulan September 2018 lalu meluncurkan iPhone XS, XS Max, dan XR, Apple baru saja mengadakan event di Brooklyn, Amerika Serikat untuk mengungkap update apa saja untuk lini komputer mereka yaitu Macbook Air, Mac Mini, dan iPad Pro. Ketiga PC ini memang sudah benar-benar butuh update terutama untuk Macbook Air dan Mac Mini yang masing-masing diupdate terakhir pada tahun 2015 (betul, ada versi tahun 2017, namun perubahan pada versi tersebut hanya terletak pada sedikit upgrade pada prosesor) dan 2014.

Nah, jadi apa saja sih yang diupgarade dari tiap perangkat tersebut? Berikut bahasannya.

Sumber: Apple

1. Macbook Air

Macbook Air kini hadir dengan resolusi 2560 x 1600 yang dicap Apple sebagai Retina Display.  Bingkai (bezel) pada pinggir layar Macbook Air kini jauh lebih kecil, sehingga walaupun ukuran layarnya sama-sama 13.3 inci seperti Macbook Air generasi sebelumnya, Macbook Air 2018 memiliki volume yang lebih kecil 17% .

Prosesor yang diberikan pada Macbook Air adalah 1.6GHz dual-core Intel Core i5, Turbo Boost hingga 3.6GHz dengan cache 4MB L3. Di atas kertas, ini terlihat agak mengecewakan dimana sebagian besar laptop i5 dengan prosesor generasi ke-8 dari Intel sudah memiliki prosesor quad-core, namun saat ini terlalu awal untuk judge bahwa Macbook Air underpowered ketimbang laptop lain sekelasnya. Berdasarkan konfigurasi prosesor ini, dapat dipastikan bahwa Macbook Air 2018 diposisikan diatas Macbook (12 inci) namun dibawah Macbook Pro. Bisa jadi, Macbook Pro lah yang akan mendapatkan prosesor i5 dengan quad-core.

 

Sisa upgrade pada Macbook Pro nampak seperti upgrade yang “sudah semestinya”. Selain layar, sudah semestinya trackpad pada diupgrade dengan sistem force touch, keyboard diupgrade dengan mekanisme butterfly (yang saya pribadi tidak terlalu menyukai travel distance nya yang sangat sangat dangkal), lalu seluruh port diganti dan hanya menyisakan headphone jack serta dua port USB-CApple juga kini memberikan Touch ID pada Macbook Air sehingga kita dapat login dengan menggunakan sidik jari.

Macbook Air 2018 dibandrol dengan harga mulai dari $1199 dengan konfigurasi penyimpanan 128 GB dan memori 8 GB. Jika Anda benar-benar terbatas secara budget, Apple (dengan anehnya) juga masih menjual Macbook Air model lama dengan harga mulai $999. Dengan keseimbangan antara performa, desain, dan harga, menurut saya Macbook inilah yang berpotensi laris manis di pasaran sebagaimana Macbook Air saat ini.

2. Mac Mini

Komputer mungil dari Apple ini memiliki kelompok fans sendiri. Setelah bertahun-tahun tidak diupdate, akhirnya Mac Mini mendapatkan upgrade hardware yang luar biasa dibandingkan generasi sebelumnya.

Mac Mini kini dibekali dengan prosesor i5 atau i7 6-core, performa sistem yang diklaim hingga 5x lebih cepat, performa grafis hingga 60% lebih cepat, dan turbo boost hingga 4,6 GHz. Storage dapat diupgrade (saat membeli, bukan upgrade sendiri) hingga 2 TB. Untuk memastikan sistem berjalan dengan adem, Apple juga merombak sistem pendinginan dari Mac Mini.

Upgrade dari sisi port juga nampak sangat meyakinkan. Apple mempertahankan port ethernet dan HDMI, menggabungkan jack input dan output audio ke satu lubang 3,5 mm, mengurangi jumlah USB 3,0 dari 4 ke 2, dan mengganti port Thunderbolt 2.0 ke Thunderbolt 3 dengan model USB-C. Port Thunderbolt 3.0 inilah yang membuka potensi Mac Mini ke tingkat yang lebih tinggi: Anda dapat menghubungkan Mac Mini ke dua layar monitor beresolusi 4K atau bahkan memasangkannya dengan GPU eksternal.

Mac Mini dijual dengan harga mulai $799 untuk konfigurasi dengan prosesor i3 quad-core, memori 8 GB, dan penyimpanan 128 GB.

3. iPad Pro

Jika update pada Macbook Air dan Mac Mini terasa “sudah seharusnya”, tidak demikian untuk iPad Pro. Apple yang kini merupakan rajanya tablet tanpa kompetitor signifikan mengupdate lini iPad Pro mereka agar dapat bersaing dengan laptop (bukan tablet) sekelasnya, seperti lini Surface Pro dari Microsoft.

Perubahan yang mungkin langsung nampak saat kita melihat iPad Pro 2018 adalah bezel yang terlihat jauh lebih kecil dari iPad generasi sebelumnya. Apple memang jadi kehilangan Touch ID pada iPad Pro 2018, namun sebagai gantinya teknologi Face ID dari iPhone X kini disematkan. Navigasi pada iPad Pro 2018 juga kini dilakukan dengan metode swipe seperti yang kita temui pada iPhone X. Selain itu, secara desain, iPad Pro 2018 punya sisi pinggir yang rata layaknya iPhone 4.

iPad Pro 2018 ditenagai oleh prosesor A12X Bionic. Prosesor ini secara umum adalah prosesor A12 Bionic dari iPhone XS yang di-tuning agar performanya lebih tinggi lagi.

Salah satu inovasi yang unik ditemui pada Apple Pencil. Bentuk Apple Pencil kini lebih pendek dan terdapat sisi yang dibuat mendatar seperti pada pena pada Surface Pro generasi ke-4 dan seterusnya. Sisi mendatar ini dapat digunakan untuk menyimpan Apple Pencil dengan magnet pada sisi atas (saat diposisikan secara landscape) iPad Pro 2018. Selama disimpan, Apple Pencil juga akan dicharge oleh iPad secara wireless. Selain inovasi secara desain dan penyimpanan, Anda juga kini dapat menganti tool (misal: dari “kuas” ke “penghapus”) dengan melakukan double tap pada sisi depan Apple Pencil.

Hal unik lainnya pada iPad Pro 2018 adalah hilangnya Lightning Connector dan diganti dengan USB Type-C. Port ini memungkinkan Anda untuk menghubungkan iPad Pro ke monitor eksternal atau bahkan memindahkan foto dari kamera Anda ke iPad (tentu dengan kabel penghubung yang dijual terpisah). Selain itu, smart connector untuk keyboard juga dipindah dari semula di samping pada iPad Pro generasi sebelumnya ke sisi belakang.

Apakah artinya Lightning Connector pada iPhone ke depannya akan diganti sepenuhnya dengan USB Type-C? Jika dilihat dari Apple memposisikan iPad saat ini – dimana iPad lebih diperlakukan layaknya laptop ketimbang “tablet” tradisional – belum tentu. Selain itu, terlalu banyak USB Type-C di luar sana yang serupa namun kualitasnya beragam dan bisa saja merusak device Anda. Pengguna iPhone jauh lebih banyak dibandingkan iPad, sehingga masuk akal jika Apple tidak mau mengambil risiko kehilangan reputasi karena rusaknya iPhone akibat kabel yang buruk.

iPad Pro dibandrol dengan harga mulai dari $799 untuk model 11 inci dan $999 untuk model 12,9 inci.  Dengan harga tersebut, Anda mungkin perlu benar-benar yakin kalau iPad Pro dapat menggantikan fungsi dari laptop Anda, dimana untuk mengoptimalkan iPad Pro sepenuhnya Anda membutuhkan keyboard folio yang dijual dengan harga mulai dari $179.

Macbook Air, Mac Mini, dan iPad Pro 2018 seluruhnya direncanakan dirilis pada tanggal 7 November 2018 di negara-negara tertentu (umumnya developed countries). Ketersediaan di Indonesia nanti masih belum jelas, namun pada umumnya produk Apple terbaru akan mulai dijual pada tahun berikutnya di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *