Lebih Produktif dalam Bekerja dengan Mouse Gaming

Untuk para karyawan kantoran, terutama jika anda tidak main game sama sekali, sekilas cukup sulit untuk menjustifikasi pembelian piranti komputer tipe gaming. Pertama, tentu saja Anda tidak bermain game sesering itu. Piranti gaming juga seringkali akan membuat Anda awkward di lingkungan kantor – bayangkan jika pada suatu rapat klien-klien Anda mengeluarkan Macbook Pro yang begitu terlihat elegan dan profesional, sedangkan Anda mengeluarkan Alienware yang nampak benar seperti pesawat alien. Harga piranti gaming juga seringkali lebih mahal dibanding piranti biasanya – mengapa kita butuh wireless mouse kelas gaming dengan harga diatas 1,3 juta rupiah kalau kita bisa mendapatkan wireless mouse dengan harga hanya 20% nya dengan merk yang sama?

Namun jangan salah, jika digunakan secara tepat, piranti gaming sangat mungkin untuk menambah produktivitas Anda. Pertama, piranti gaming seringkali dibuat dengan mengedepankan ergonomi pengguna terutama untuk pemakaian jangka panjang sehingga Anda akan tetap nyaman walaupun harus menggunakan komputer berjam-jam. Piranti gaming juga seringkali dibuat lebih tahan durable, karena piranti-piranti tersebut harus berhadapan dengan para gamer yang seringkali tidak nyantai saat menekan tombol apapun dan stres karena kalah terus lalu menyalahkan pirantinya. Selain itu, piranti gaming pada umumnya dirancang lebih mendetail untuk menghadapi berbagai skenario dalam bermain game, mulai dari pengaturan DPI (dots per inch, ukuran seberapa jauh pointer dari mouse bergerak dalam satu ukuran pergerakan mouse), taktilitas tombol keyboard, dan hal-hal lainnya yang mungkin tidak akan dipikirkan oleh sebagian besar pengguna komputer.

01

Mouse dari Razer, salah satu produsen piranti gaming ternama (Sumber: Newegg)

Memang betul bahwa piranti non-gaming pun ada yang memenuhi kelebihan-kelebihan tersebut dan mematok harga sama premiumnya dengan piranti gaming, namun secara umum begitulah karakter dari piranti gaming untuk komputer. Walaupun demikian, ada juga hal-hal yang saya rasa penggunaan kata gaming hanya untuk mendongkrak harga piranti tersebut (pernah dengar kursi dan tas gaming?)

Dari sekian kelebihan diatas, ada satu kelebihan lagi yang menurut saya sangat penting untuk produktivitas dalam bekerja: programmable keys. Baik pada piranti gaming berupa mouse maupun keyboard, pada umumnya terdapat tombol tambahan pada piranti-piranti tersebut yang dapat diprogram sesuai keinginan kita sendiri. Pada skenario gaming, tombol-tombol tersebut dapat diprogram agar dapat menghasilkan kombinasi gerakan tertentu. Pada game tipe MOBA (Massive Online Battle Arena, seperti DotA 2), Anda bisa memuat sekali klik pada tombol ekstra tersebut untuk membuat unit  yang Anda pilih melakukan satu skill tertentu, kemudian berganti unit, kemudian klik sekali lagi, kemudian berganti unit lagi, dan seterusnya sebanyak yang Anda mau sehingga Anda melakukan satu seri gerakan dalam hitungan kurang dari sedetik.

Bayangkan kalau Anda bisa menerapkan hal tersebut dalam bekerja, tentunya akan sangat dapat menghemat waktu dan tenaga Anda, bukan?

Pada post ini, saya akan memberikan contoh aplikasi penggunaan piranti gaming, dalam hal ini adalah mouse, untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja. Saya memilih mouse karena beberapa alasan:

  1. Harganya relatif lebih murah dibandingkan keyboard
  2. Mouse merupakan piranti yang opsional untuk semua perangkat. Anda bisa memilih keyboard manapun untuk desktop Anda, namun jika Anda menggunakan laptop, Anda tidak punya pilihan keyboard (kecuali, tentu saja, Anda mau kelihatan sedikit nyentrik dengan keyboard eksternal). Lain halnya dengan mouse yang selalu dapat dipilih apapun perangkat Anda.

Bayangkan Anda diminta untuk membuat sebuah file PowerPoint dimana Anda harus memasukkan foto-foto kegiatan dalam puluhan atau bahkan ratusan slide dalam ukuran dan posisi yang sama persis pada tiap slidenya. Misalnya Anda memasukkan foto seperti pada gambar dibawah ini.

02

Lalu Anda harus mengeditnya hingga menjadi seperti ini.

03

Tentunya Anda akan kelelahan ketika Anda perlu mengerjakan puluhan atau bahkan ratusan slide. Oleh karena itu, mari kita program kegiatan berulang-ulang tersebut dengan bantuan software. Dalam hal ini, saya menggunakan Logitech Gaming Software karena saya menggunakan mouse merk Logitech yaitu G200. Mouse ini cukup murah untuk kelasnya (sekitar 200 ribu rupiah), namun nampaknya kini sudah tidak dijual lagi.

Pada Logitech Gaming Software tersebut. Klik tombol Customize Buttons. Klik pada salah satu tombol mouse pada software tersebut, lalu klik Multi Key. Pada tampilan layar akan terlihat Start Recording untuk merekam kombinasi tombol-tombol keyboard yang Anda masukkan.

06

Tampilan Logitech Gaming Software

Tapi tunggu – waktu saya me-resize gambar tersebut, saya tidak menggunakan keyboard. Yang saya lakukan adalah klik pada gambar tersebut, lalu drag ujung gambar tersebut hingga mendapat ukuran yang saya inginkan. Sementara itu, saya tidak bisa meminta software Logitech tersebut untuk menggerakkan mouse, jadi saya harus bagaimana?

Tentu ada caranya. Berhubung saya sempat menggunakan komputer di jaman dimana mouse masih beroda dan seringkali rusak, saya kerap menggunakan keyboard saja untuk bernavigasi pada komputer. Caranya? Klik gambar yang akan Anda resize dan diposisikan ulang, lalu tekan tombol Alt. Hasilnya akan menjadi seperti berikut ini.

04

Seperti yang Anda lihat, akan ada banyak huruf-huruf pada bagian Menu Bar di PowerPoint. Huruf-huruf tersebut adalah shortcut. Misalnya, jika setelah menekan Alt Anda menekan huruf J lalu P, maka Anda akan masuk ke menu berikutnya seperti dibawah ini:

05

Jika Anda menekan tombol H lalu Anda mengetik 7.5 dan menekan Enter, misalnya, maka Anda akan mengubah tinggi gambar tersebut menjadi 7.5 cm. Jika Anda menekan tombol AA lalu menekan T, maka gambar akan digeser ke atas (Align Top). Jika Anda menekan tombol AA lalu R, maka gambar akan digeser ke kanan (Align Right). Dengan demikian, resizing dan memposisikan ulang gambar dapat dilakukan tanpa bantuan mouse sama sekali.

Seperti itulah dasar teknik yang akan kita gunakan untuk memprogram mouse kita. Setelah Anda mencatat kombinasi tombol Anda, kembalilah ke Logitech Gaming Software lalu klik Start Recording. Dalam hal ini, kombinasi tombol untuk mengubah gambar saya adalah sebagai berikut:

Alt JP H 7.5 Enter Alt JP AA T Enter Alt JP AA R Enter

07

Kombinasi tombol keyboard yang telah direkam di Logitech Gaming Software

Klik Stop Recording, klik OK, lalu kembalilah ke PowerPoint. Klik pada gambar yang ingin di-resize dan diposisikan ulang (ingat, harus di klik dulu), lalu klik tombol yang sudah diprogram (saya menggunakan tombol mouse kiri-atas) dan – jreng – dalam satu klik Anda sudah mengatur ulang gambar Anda dengan akurat

Teknik yang serupa juga dapat digunakan pada software lain. Excel, misalnya, terkadang perlu perintah yang dikerjakan berulang ulang seperti misalnya menghapus teks tiap dua baris sekali. Anda mungkin selalu ingin mengeluarkan tabel hasil running pada software pemodelan sehingga program akan cukup membantu, selama menu yang ingin Anda akses dapat diakses dengan Alt.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *